<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>YaLB</title>
	<link>http://lazuardi.blogsome.com</link>
	<description>YaLB</description>
	<pubDate>Thu, 28 Apr 2005 03:46:52 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Oh, my gentoo, my blankOn</title>
		<link>http://lazuardi.blogsome.com/2005/03/30/oh-my-gentoo-my-blankon/</link>
		<comments>http://lazuardi.blogsome.com/2005/03/30/oh-my-gentoo-my-blankon/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2005 06:16:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lazuardi</dc:creator>
		
	<category>Ngoprek</category>
		<guid>http://lazuardi.blogsome.com/2005/03/30/oh-my-gentoo-my-blankon/</guid>
		<description><![CDATA[	Proses pemasangan Gentoo 2005.0 di desktop terganggu oleh kesalahan paket di dalam folder distfile dan snaphot pada cd instalasi. Pertama aku kira ada kesalahan waktu membakar cd, tapi ternyata setelah aku bakar kembali ke cd lain terjadi hal yang sama. Apa mungkin masih ada kesalahan dalam proses pemaketan rilis 2005.0 ini? Untunglah internet di kamarku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Proses pemasangan <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://gentoo.org">Gentoo 2005.0</a> di desktop terganggu oleh kesalahan paket di dalam folder distfile dan snaphot pada cd instalasi. Pertama aku kira ada kesalahan waktu membakar cd, tapi ternyata setelah aku bakar kembali ke cd lain terjadi hal yang sama. Apa mungkin masih ada kesalahan dalam proses pemaketan rilis 2005.0 ini? Untunglah internet di kamarku masih jalan meskipun dengan kecepatan yang pas-pasan, <em>hiks</em>. Aku biarkan Gentoo menjelajahi online repository-nya.</p>
	<p>Setelah instalasi sistem selesai, mulailah masuk ke instalasi <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://x.org">xorg-x11</a> dan <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://www.nvidia.com">nvidia </a>driver. Wah, masalah lagi, gentoo menolak pemasangan <em>nvidia-kernel</em> dan <em>nvidia-glx</em>. Gawat!! Driver nvidia default yang di-&#8217;emerge&#8217; oleh gentoo adalah versi 1.0-6629. Kenapa gak mau yah. Hmm&#8230; mungkin perlu nyoba versi terbaru 1.0-7167 atau yg sebelumnya. </p>
	<blockquote><p>Nengok ke luar, rupanya matahari udah terbit lagi. Wah, keenakan ngoprek sampai begadang. Udah ngantuk sih, hehe <img src='http://lazuardi.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
	<p>Terlanjur, dan udah mulai capek dengan gentoo, aku tinggal dulu instalasi nvidia-nya buat nanti. Waktunya bermain dengan <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://blankonlinux.or.id">blankon</a>. Semuanya berjalan lancar, tapi entah kenapa <em>&#8220;blankon broke my <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://novell.com">Novell </a>box&#8221;</em>. Katanya gagal mengeksekusi <em>fsck</em>, dan <em>reiserfsnya </em>gak bisa terbaca. <img src='http://lazuardi.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Apakah <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://fedora.redhat.com/">fedora </a>masih belum support <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://en.wikipedia.org/wiki/Reiserfs">reiserfs</a> sampai saat ini? Walaah&#8230; </p>
	<p>Untunglah masih ada YaST yang baik hati membantu nge-fix-kan error ini. Arigatou YaST! </p>
	<p>Task list sekarang masih di seputar <em>nvidia-kernel</em> untuk gentoo. Ada ide?
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lazuardi.blogsome.com/2005/03/30/oh-my-gentoo-my-blankon/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Nyoba Gentoo</title>
		<link>http://lazuardi.blogsome.com/2005/03/28/nyoba-gentoo/</link>
		<comments>http://lazuardi.blogsome.com/2005/03/28/nyoba-gentoo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Mar 2005 09:05:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lazuardi</dc:creator>
		
	<category>Ngoprek</category>
		<guid>http://lazuardi.blogsome.com/2005/03/28/nyoba-gentoo/</guid>
		<description><![CDATA[	Ngecek distrowatch.com, ada rilis gentoo baru. Sejak rilis 1.4 nya, aku gak pernah lagi nyentuh distro ini. Alasannya terlalu asyik bermain dengan Slackware dan si glamor Suse. Namun belakangan aku mulai berpaling kembali ke gentoo karena fasilitas &#8216;emerge&#8217; -nya yang memudahkan kita untuk mengupdate linux box. Suse dan Novell sangat tergantung dengan versi, sehingga versi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Ngecek <a href="distrowatch.com">distrowatch.com</a>, ada rilis <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://gentoo.org">gentoo</a> baru. Sejak rilis 1.4 nya, aku gak pernah lagi nyentuh distro ini. Alasannya terlalu asyik bermain dengan <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://slackware.com">Slackware</a> dan si glamor <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://suse.com">Suse</a>. Namun belakangan aku mulai berpaling kembali ke gentoo karena fasilitas &#8216;emerge&#8217; -nya yang memudahkan kita untuk mengupdate linux box. Suse dan Novell sangat tergantung dengan versi, sehingga versi 9.1 yang terinstall mengalami keterbatasan dalam hal peng-update-an. Lain halnya dengan Slackware yang sekarang menjadi kde-sentris. Gnome hanya bisa diperoleh dari <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://dropline.net">proyek dropline</a> dan <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://gsb.sourceforge.net">gnome slackbuild</a>. Ribet deh jadinya :p</p>
	<p>[update] : <em>ada juga <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://gware.sourceforge.net/">GWARE</a> selain dropline dan gsb.</em></p>
	<p>Semoga &#8216;emerge -u world&#8217; nya lancar <img src='http://lazuardi.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>Saat ini selain Gentoo 2005.0, ada Hoary 5.04-preview, dan BlankOn dalam task list. [mumpung masih libur <img src='http://lazuardi.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ]
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lazuardi.blogsome.com/2005/03/28/nyoba-gentoo/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Gnome 2.10</title>
		<link>http://lazuardi.blogsome.com/2005/03/10/gnome-210/</link>
		<comments>http://lazuardi.blogsome.com/2005/03/10/gnome-210/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2005 18:31:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lazuardi</dc:creator>
		
	<category>Linux</category>
		<guid>http://lazuardi.blogsome.com/2005/03/10/gnome-210/</guid>
		<description><![CDATA[	Sesuai jadwal, Gnome 2.10 akhirnya resmi dirilis ke publik. Bagi yang tidak sabar menunggu Gnome 2.10 diluncurkan di distro favorit, Gnome menyediakan LiveCD yang memungkinkan kita mencoba desktop Gnome secara keseluruhan tanpa harus melakukan peng-instalan di harddisk.
	Untuk saat ini, penerjemahan Gnome 2.10 ke bahasa Indonesia masih berstatus partially supported [ hanya 50 s.d. 80 % [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Sesuai jadwal, Gnome 2.10 akhirnya resmi dirilis ke publik. Bagi yang tidak sabar menunggu Gnome 2.10 diluncurkan di <abbr title="distribusi linux">distro</abbr> favorit, Gnome menyediakan LiveCD yang memungkinkan kita mencoba desktop Gnome secara keseluruhan tanpa harus melakukan peng-instalan di harddisk.</p>
	<p>Untuk saat ini, penerjemahan Gnome 2.10 ke bahasa Indonesia masih berstatus <em><a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://gnome.linux.or.id/">partially supported</a></em> [ hanya 50 s.d. 80 % dari keseluruhannya yang telah diterjemahkan]. Masih diperlukan kontribusi besar dari berbagai pihak untuk mewujudkan desktop berbahasa Indonesia yang <em>memasyarakat</em>. </p>
	<p>Penerjemahan perangkat lunak ke bahasa Indonesia memang dihadapkan dengan berbagai macam dilema besar yang belum terpecahkan. Kontroversi antara bahasa baku komputer dengan bahasa umum yang dimengerti berbagai pihak menjadi salah satu penghambat lancarnya proses penerjemahan ini. </p>
	<p>Menurut pendapat saya pribadi, yang masih awam dalam hal penerjemahan, kita tidak perlu memaksakan semua istilah komputer ke dalam bahasa Indonesia secara keseluruhan. Hal ini hanya akan membawa perasaan aneh dan keengganan menggunakan hasil penerjemahan itu sendiri. Alangkah baiknya kita mengintip sistem penerjemahan perangkat lunak di Jepang yang ternyata tidak semua bahasa Inggris diterjemahkan ke dalam <abbr title="bahasa Jepang"><em>nihonggo</em></abbr>. Mereka menggunakan <em>Katakana</em> untuk menuliskan kata-kata serapan yang sengaja tidak diterjemahkan, seperti <strong>ファイル</strong>[ <em>fairu </em>: file], <strong>ツール</strong>[ <em>tuuru </em>: tool], <strong>ウィンドー</strong>[ <em>windoo </em>: window], dan sebagainya. </p>
	<p>Namun tidak salah pula dengan pemikiran untuk menerjemahkan secara total istilah komputer itu. Dalam hal ini, yang paling penting adalah adanya kumpulan istilah baku yang diterbitkan oleh pemerintah [?] atau pihak yang bersangkutan, yang kemudian harus dikenalkan terlebih dahulu kepada masyarakan umum. Dengan begitu, sistem penerjemahan akan menjadi lebih mudah, dan penggunaan istilahnya pun akan lebih konsisten. Ada yg protes?</p>
	<p>Ingin juga bergabung dengan tim penerjemah Gnome [atau perangkat lunak linux secara umumnya] yang mungkin akan menjadi inti penting dari pengembangan Blankon Linux. Sayang waktu dan beberapa hal masih belum memungkinkan.</p>
	<p>Gnome 2.10: <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://gnome.org/start/2.10/">http://gnome.org/start/2.10/</a><br />Penerjemahan Gnome: <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://gnome.linux.or.id/">http://gnome.linux.or.id/</a>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lazuardi.blogsome.com/2005/03/10/gnome-210/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>YaGI (Yet another Gmail Invitation)</title>
		<link>http://lazuardi.blogsome.com/2005/02/11/yagi-yet-another-gmail-invitation/</link>
		<comments>http://lazuardi.blogsome.com/2005/02/11/yagi-yet-another-gmail-invitation/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Feb 2005 05:35:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lazuardi</dc:creator>
		
	<category>OOT</category>
		<guid>http://lazuardi.blogsome.com/2005/02/11/yagi-yet-another-gmail-invitation/</guid>
		<description><![CDATA[	Terpengaruh oleh gaya bahasa SuSE Linux yang terkenal dengan perangkat konfigurasi YaST,  banyak pelesetan yang terbawa gaya itu. Salah satu contohnya weblog ini, yang dinamai YaLB.  Jangan protes yah  
	Lalu ada apa dengan Gmail dan YaGI-nya?
	Seperti yang pernah ditulis di websiteku sebelumnya,  masih ada 50 buah undangan Gmail.  Jumlahnya tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Terpengaruh oleh gaya bahasa <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://www.novell.com/linux/suse/">SuSE</a> Linux yang terkenal dengan perangkat konfigurasi <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://en.wikipedia.org/wiki/YaST"><abbr title="Yet another Setup Tool">YaST</abbr></a>,  banyak pelesetan yang terbawa gaya itu. Salah satu contohnya <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://en.wikipedia.org/wiki/Weblog">weblog</a> ini, yang dinamai <abbr title="Yet another Lazuardi weBlog">YaLB</abbr>.  Jangan protes yah <img src='http://lazuardi.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
	<p><img src="/uploads/lazuardi/gmail_invite.png" alt="50 gmail  invitation" class="alignright"/>Lalu ada apa dengan <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://gmail.com">Gmail</a> dan YaGI-nya?</p>
	<p>Seperti yang pernah ditulis di websiteku <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://lazuardi.f2o.org/articles.php?id=34">sebelumnya</a>,  masih ada 50 buah undangan Gmail.  Jumlahnya tidak berubah, karena belum satupun invitation baru yang aku buat. </p>
	<p>Gmail dengan kapasitas ruang sebesar <del datetime="2005-04-28T12:44:09-09:00">1<abbr title="Giga Byte">GB</abbr></del> 2 GB tidak hanya digunakan sebagai email, bahkan bisa digunakan sebagai harddisk online yang bisa diakses dari manapun. Tidak percaya, coba tengok informasinya untuk <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://www.viksoe.dk/code/gmail.htm">windows</a> dan untuk <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://richard.jones.name/google-hacks/gmail-filesystem/gmail-filesystem.html">linux</a> tentang <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://www.google.com/search?q=gmail+file+system">gnome file system</a>.</p>
	<p>Kelebihan lain dari gmail ini secara lengkap telah dibahas di <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://en.wikipedia.org/wiki/Gmail">wikipedia</a>.<br />
Jadi, tertarik untuk memiliki email dengan alamat <em>xxx@gmail.com</em>? caranya mudah saja, beri komentar di tulisan ini. Nanti, aku kirim undangannya ke alamat email kamu.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lazuardi.blogsome.com/2005/02/11/yagi-yet-another-gmail-invitation/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Rilis terbaru Slackware Linux 10.1</title>
		<link>http://lazuardi.blogsome.com/2005/02/08/rilis-terbaru-slackware-linux-101/</link>
		<comments>http://lazuardi.blogsome.com/2005/02/08/rilis-terbaru-slackware-linux-101/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Feb 2005 10:12:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lazuardi</dc:creator>
		
	<category>Linux</category>
		<guid>http://lazuardi.blogsome.com/2005/02/08/rilis-terbaru-slackware-linux-101/</guid>
		<description><![CDATA[	Dua hari yang lalu, tepatnya tanggal 6 Februari 2005, Patrick J. Volkerding  si pencetus Slackware Linux mengumumkan rilis terbaru distro buatannya yang memiliki nomor seri 10.1. Pada seri 10.1 ini, Slackware menyediakan kernel 2.4.29 sebagai pilihan utama disertai dengan kernel 2.6.10 sebagai alternatif pilihan yang bisa diperoleh dari direktori /testing pada cd installasi no-2. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><img src="/uploads/lazuardi/slack.jpg" alt="Slackware Linux" height="100" width="100" class="alignright" />Dua hari yang lalu, tepatnya tanggal 6 Februari 2005, <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://en.wikipedia.org/wiki/Patrick_J._Volkerding">Patrick J. Volkerding</a>  si pencetus <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://en.wikipedia.org/wiki/Slackware">Slackware</a> <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://en.wikipedia.org/wiki/Linux">Linux</a> <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://slackware.com/announce/10.1.php">mengumumkan</a> rilis terbaru <abbr title="distribusi linux">distro</abbr> buatannya yang memiliki nomor seri 10.1. Pada seri 10.1 ini, Slackware menyediakan kernel 2.4.29 sebagai pilihan utama disertai dengan kernel 2.6.10 sebagai alternatif pilihan yang bisa diperoleh dari direktori /testing pada cd installasi no-2. Selain itu, tersedia juga X11R6.8.1, Mozilla 1.7.5, KDE 3.3.2, and Xfce 4.2.0. Fitur selengkapnya bisa dibaca dari halaman <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://slackware.com/changelog/i386/ChangeLog-stable.txt">ChangeLog</a>.  Satu hal yang menarik adalah masih masih dimuatnya gnome 2.6.1 di cd-2, padahal sebelumnya Patrick mengumumkan akan <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://developers.slashdot.org/developers/04/10/10/218246.shtml?tid=131&#038;tid=190&#038;tid=8&#038;tid=106">melepas Gnome dari Slackware</a></p>
	<p>Slackware terbilang unik karena distro ini merupakan distro linux tertua yang sampai sekarang  masih tetap disukai oleh para <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://en.wikipedia.org/wiki/Geek"><em>geek</em></a> karena kestabilan dan kecepatan yang dimilikinya. Slackware Linux memiliki tradisi yang mereka pegang teguh sejak rilis pertamanya yaitu <em>Simplicity, Stability, and Security</em> (sederhana, stabil, dan aman).</p>
	<p>Kata &#8216;<em>simple</em>&#8216; yang digunakan di atas lebih mencerminkan kesederhanaan struktur dan paradigma yang digunakan untuk mendesain sebuah <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://en.wikipedia.org/wiki/Operating_system">Sistem Operasi</a>, daripada tingkat kemudahan dalam pengoperasiannya. Inilah yang menyebabkan kurangnya jumlah peralatan konfigurasi sistem berbasis <abbr title="Graphical User Interface"><a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://en.wikipedia.org/wiki/Graphical_user_interface">GUI</a></abbr> pada Slackware Linux. Mengapa? Alasannya pun sangat &#8216;<em>simple</em>&#8216;,  konfigurasi berbasis GUI secara teoritis jauh lebih kompleks dibandingkan dengan perangkat <em>&#8220;command line&#8221;</em>,  sehingga cenderung memiliki masalah. Hasilnya, Slackware benar-benar merupakan sebuah sistem yang sangat cepat, stabil, dan aman. Namun di balik itu, tingkat keramahan-pengguna (<em>user-friendliness</em>) dari distro ini  cukup mahal untuk diperoleh. Tapi itulah upaya yang dilakukan oleh Slackware untuk menjaga kelanggengan distribusi tanpa meninggalkan tradisi. Salut! </p>
	<p>Selamat mencoba !</p>
	<p>Slackware linux homepage: <a href="http://slackware.com/"><em>http://slackware.com/</em><br />
</a><br />
Proyek dokumentasi Slackware: <a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://www.slackersbible.org"><em>http://www.slackersbible.org</em></a><br />
Slackware Mirror: <em><a href="http://lazuardi.blogsome.com/go.php?http://slackware.com/getslack/">http://slackware.com/getslack/</a></em>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lazuardi.blogsome.com/2005/02/08/rilis-terbaru-slackware-linux-101/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
