March 10, 2005

Gnome 2.10

Kategori: Linux @ 3:31 am

Sesuai jadwal, Gnome 2.10 akhirnya resmi dirilis ke publik. Bagi yang tidak sabar menunggu Gnome 2.10 diluncurkan di distro favorit, Gnome menyediakan LiveCD yang memungkinkan kita mencoba desktop Gnome secara keseluruhan tanpa harus melakukan peng-instalan di harddisk.

Untuk saat ini, penerjemahan Gnome 2.10 ke bahasa Indonesia masih berstatus partially supported [ hanya 50 s.d. 80 % dari keseluruhannya yang telah diterjemahkan]. Masih diperlukan kontribusi besar dari berbagai pihak untuk mewujudkan desktop berbahasa Indonesia yang memasyarakat.

Penerjemahan perangkat lunak ke bahasa Indonesia memang dihadapkan dengan berbagai macam dilema besar yang belum terpecahkan. Kontroversi antara bahasa baku komputer dengan bahasa umum yang dimengerti berbagai pihak menjadi salah satu penghambat lancarnya proses penerjemahan ini.

Menurut pendapat saya pribadi, yang masih awam dalam hal penerjemahan, kita tidak perlu memaksakan semua istilah komputer ke dalam bahasa Indonesia secara keseluruhan. Hal ini hanya akan membawa perasaan aneh dan keengganan menggunakan hasil penerjemahan itu sendiri. Alangkah baiknya kita mengintip sistem penerjemahan perangkat lunak di Jepang yang ternyata tidak semua bahasa Inggris diterjemahkan ke dalam nihonggo. Mereka menggunakan Katakana untuk menuliskan kata-kata serapan yang sengaja tidak diterjemahkan, seperti ファイル[ fairu : file], ツール[ tuuru : tool], ウィンドー[ windoo : window], dan sebagainya.

Namun tidak salah pula dengan pemikiran untuk menerjemahkan secara total istilah komputer itu. Dalam hal ini, yang paling penting adalah adanya kumpulan istilah baku yang diterbitkan oleh pemerintah [?] atau pihak yang bersangkutan, yang kemudian harus dikenalkan terlebih dahulu kepada masyarakan umum. Dengan begitu, sistem penerjemahan akan menjadi lebih mudah, dan penggunaan istilahnya pun akan lebih konsisten. Ada yg protes?

Ingin juga bergabung dengan tim penerjemah Gnome [atau perangkat lunak linux secara umumnya] yang mungkin akan menjadi inti penting dari pengembangan Blankon Linux. Sayang waktu dan beberapa hal masih belum memungkinkan.

Gnome 2.10: http://gnome.org/start/2.10/
Penerjemahan Gnome: http://gnome.linux.or.id/

February 8, 2005

Rilis terbaru Slackware Linux 10.1

Kategori: Linux @ 7:12 pm

Slackware LinuxDua hari yang lalu, tepatnya tanggal 6 Februari 2005, Patrick J. Volkerding si pencetus Slackware Linux mengumumkan rilis terbaru distro buatannya yang memiliki nomor seri 10.1. Pada seri 10.1 ini, Slackware menyediakan kernel 2.4.29 sebagai pilihan utama disertai dengan kernel 2.6.10 sebagai alternatif pilihan yang bisa diperoleh dari direktori /testing pada cd installasi no-2. Selain itu, tersedia juga X11R6.8.1, Mozilla 1.7.5, KDE 3.3.2, and Xfce 4.2.0. Fitur selengkapnya bisa dibaca dari halaman ChangeLog. Satu hal yang menarik adalah masih masih dimuatnya gnome 2.6.1 di cd-2, padahal sebelumnya Patrick mengumumkan akan melepas Gnome dari Slackware

Slackware terbilang unik karena distro ini merupakan distro linux tertua yang sampai sekarang masih tetap disukai oleh para geek karena kestabilan dan kecepatan yang dimilikinya. Slackware Linux memiliki tradisi yang mereka pegang teguh sejak rilis pertamanya yaitu Simplicity, Stability, and Security (sederhana, stabil, dan aman).

Kata ‘simple‘ yang digunakan di atas lebih mencerminkan kesederhanaan struktur dan paradigma yang digunakan untuk mendesain sebuah Sistem Operasi, daripada tingkat kemudahan dalam pengoperasiannya. Inilah yang menyebabkan kurangnya jumlah peralatan konfigurasi sistem berbasis GUI pada Slackware Linux. Mengapa? Alasannya pun sangat ‘simple‘, konfigurasi berbasis GUI secara teoritis jauh lebih kompleks dibandingkan dengan perangkat “command line”, sehingga cenderung memiliki masalah. Hasilnya, Slackware benar-benar merupakan sebuah sistem yang sangat cepat, stabil, dan aman. Namun di balik itu, tingkat keramahan-pengguna (user-friendliness) dari distro ini cukup mahal untuk diperoleh. Tapi itulah upaya yang dilakukan oleh Slackware untuk menjaga kelanggengan distribusi tanpa meninggalkan tradisi. Salut!

Selamat mencoba !

Slackware linux homepage: http://slackware.com/

Proyek dokumentasi Slackware: http://www.slackersbible.org
Slackware Mirror: http://slackware.com/getslack/


Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here