March 30, 2005

Oh, my gentoo, my blankOn

Kategori: Ngoprek @ 3:16 pm

Proses pemasangan Gentoo 2005.0 di desktop terganggu oleh kesalahan paket di dalam folder distfile dan snaphot pada cd instalasi. Pertama aku kira ada kesalahan waktu membakar cd, tapi ternyata setelah aku bakar kembali ke cd lain terjadi hal yang sama. Apa mungkin masih ada kesalahan dalam proses pemaketan rilis 2005.0 ini? Untunglah internet di kamarku masih jalan meskipun dengan kecepatan yang pas-pasan, hiks. Aku biarkan Gentoo menjelajahi online repository-nya.

Setelah instalasi sistem selesai, mulailah masuk ke instalasi xorg-x11 dan nvidia driver. Wah, masalah lagi, gentoo menolak pemasangan nvidia-kernel dan nvidia-glx. Gawat!! Driver nvidia default yang di-’emerge’ oleh gentoo adalah versi 1.0-6629. Kenapa gak mau yah. Hmm… mungkin perlu nyoba versi terbaru 1.0-7167 atau yg sebelumnya.

Nengok ke luar, rupanya matahari udah terbit lagi. Wah, keenakan ngoprek sampai begadang. Udah ngantuk sih, hehe :D

Terlanjur, dan udah mulai capek dengan gentoo, aku tinggal dulu instalasi nvidia-nya buat nanti. Waktunya bermain dengan blankon. Semuanya berjalan lancar, tapi entah kenapa “blankon broke my Novell box”. Katanya gagal mengeksekusi fsck, dan reiserfsnya gak bisa terbaca. :( Apakah fedora masih belum support reiserfs sampai saat ini? Walaah…

Untunglah masih ada YaST yang baik hati membantu nge-fix-kan error ini. Arigatou YaST!

Task list sekarang masih di seputar nvidia-kernel untuk gentoo. Ada ide?

March 28, 2005

Nyoba Gentoo

Kategori: Ngoprek @ 6:05 pm

Ngecek distrowatch.com, ada rilis gentoo baru. Sejak rilis 1.4 nya, aku gak pernah lagi nyentuh distro ini. Alasannya terlalu asyik bermain dengan Slackware dan si glamor Suse. Namun belakangan aku mulai berpaling kembali ke gentoo karena fasilitas ‘emerge’ -nya yang memudahkan kita untuk mengupdate linux box. Suse dan Novell sangat tergantung dengan versi, sehingga versi 9.1 yang terinstall mengalami keterbatasan dalam hal peng-update-an. Lain halnya dengan Slackware yang sekarang menjadi kde-sentris. Gnome hanya bisa diperoleh dari proyek dropline dan gnome slackbuild. Ribet deh jadinya :p

[update] : ada juga GWARE selain dropline dan gsb.

Semoga ‘emerge -u world’ nya lancar :D

Saat ini selain Gentoo 2005.0, ada Hoary 5.04-preview, dan BlankOn dalam task list. [mumpung masih libur :D ]

March 10, 2005

Gnome 2.10

Kategori: Linux @ 3:31 am

Sesuai jadwal, Gnome 2.10 akhirnya resmi dirilis ke publik. Bagi yang tidak sabar menunggu Gnome 2.10 diluncurkan di distro favorit, Gnome menyediakan LiveCD yang memungkinkan kita mencoba desktop Gnome secara keseluruhan tanpa harus melakukan peng-instalan di harddisk.

Untuk saat ini, penerjemahan Gnome 2.10 ke bahasa Indonesia masih berstatus partially supported [ hanya 50 s.d. 80 % dari keseluruhannya yang telah diterjemahkan]. Masih diperlukan kontribusi besar dari berbagai pihak untuk mewujudkan desktop berbahasa Indonesia yang memasyarakat.

Penerjemahan perangkat lunak ke bahasa Indonesia memang dihadapkan dengan berbagai macam dilema besar yang belum terpecahkan. Kontroversi antara bahasa baku komputer dengan bahasa umum yang dimengerti berbagai pihak menjadi salah satu penghambat lancarnya proses penerjemahan ini.

Menurut pendapat saya pribadi, yang masih awam dalam hal penerjemahan, kita tidak perlu memaksakan semua istilah komputer ke dalam bahasa Indonesia secara keseluruhan. Hal ini hanya akan membawa perasaan aneh dan keengganan menggunakan hasil penerjemahan itu sendiri. Alangkah baiknya kita mengintip sistem penerjemahan perangkat lunak di Jepang yang ternyata tidak semua bahasa Inggris diterjemahkan ke dalam nihonggo. Mereka menggunakan Katakana untuk menuliskan kata-kata serapan yang sengaja tidak diterjemahkan, seperti ファイル[ fairu : file], ツール[ tuuru : tool], ウィンドー[ windoo : window], dan sebagainya.

Namun tidak salah pula dengan pemikiran untuk menerjemahkan secara total istilah komputer itu. Dalam hal ini, yang paling penting adalah adanya kumpulan istilah baku yang diterbitkan oleh pemerintah [?] atau pihak yang bersangkutan, yang kemudian harus dikenalkan terlebih dahulu kepada masyarakan umum. Dengan begitu, sistem penerjemahan akan menjadi lebih mudah, dan penggunaan istilahnya pun akan lebih konsisten. Ada yg protes?

Ingin juga bergabung dengan tim penerjemah Gnome [atau perangkat lunak linux secara umumnya] yang mungkin akan menjadi inti penting dari pengembangan Blankon Linux. Sayang waktu dan beberapa hal masih belum memungkinkan.

Gnome 2.10: http://gnome.org/start/2.10/
Penerjemahan Gnome: http://gnome.linux.or.id/


Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here